3

Pentingnya Berwirausaha Sejak Dini

Bag / June 10, 2020

Jangan sampai harga produkmu terlalu tinggi, yang dapat mengakibatkan turunnya minat konsumen untuk membeli. Sebaiknya lakukan riset pasar terlebih dahulu sebelum menetapkan harga jual suatu produk. Ketika pelayanan dianggap memuaskan, pelanggan pasti akan datang kembali dan membeli produk Anda di kemudian hari. Kepuasan pelanggan bukan hanya dinilai dari harga atau kualitas produk yang ditawarkan, tapi juga dari cara Anda memperlakukan mereka. Sebelum memproduksi dalam jumlah banyak, sebaiknya cari tahu dulu apakah pelanggan menyukai produk Anda atau tidak. Kalau ternyata produk masih kurang memuaskan, Anda tahu apa yang perlu dibenahi.

Merintis usaha sedari dini

Produk andalan Lia adalah kaus printing, yaitu kaus wanita yang dipoles dengan motif yang dicetak secara digital. Lewat gerai Tonik itulah, Amalia yang berusia 27 tahun itu mampu menjual beragam produk fesyen yang dia produksi sendiri. Aneka produk fesyen itu seperti baju printing dan lukis, syal, tas wanita, aksesori, serta produk fesyen lainnya. Namun karena bersifat musiman, dia mulai mencoba merambah ke penjualan online dengan maksud meningkatkan penjualan.

Perjalanan meraih karir impianmu tentu tidak selalu mudah, tetapi mereka yang berhasil telah merasakan berbagai halangan dan rintangan yang sama sebagai bagian dari proses itu. Jadi jika kamu sedang berjuang dengan karir impianmu dan penasaran bagaimana caranya agar bisa berhasil, jawabannya ada di stay streaming Biz Talks, Selasa pada tanggal 19 Maret kemarin. Untuk kamu yang kelewatan tidak perlu khawatir, karna Bizlab sudah merangkumnya menjadi langkah-langkah berikut ini.

Kalau ibunya sejak hamil sudah jualan, berarti anaknya juga ikut jualan. Sehingga, ketika anaknya lahir, insya Allah anaknya jadi pintar jualan. Prinsipnya sederhana, ajarin anak dengan keteladanan, uswatun hasanah, untuk masalah apapun itu, termasuk berdagang yang merupakan sunah Rasul. dewasa ini, banyak sekali orang yang sudah memasuki masa pensiun tapi masih memiliki kewajiban membiayai pendidikan anak.

Hal ini untuk lebih mengenalkan dia tentang ilmu agama terlebih dahulu sebelum dia kenal dengan pendidikan formal. Seyogyanya Anda harus bisa mengarahkan anak untuk lancar membaca Al-Qur’an bahkan sebelum dia beranjak remaja. Penelitian menunjukkan bahwa anak yang bermasalah mayoritas berasal dari keluarga yang kurang mengawasi anaknya. Sangat penting bagi orang tua untuk mengetahui dimana anaknya, sedang bersama siapa dan berbuat apa. Sesingkat apapun kesempatan kita untuk berinteraksi dengan anak, berusahalah agar kesempatan tersebut tidak terbuang sia-sia.

Hari tua Anda jadi lebih terjamin dan Anda tidak perlu takut menghadapi masa depan, karena ada rasa optimis saat menjalankan kehidupan pribadi dan juga bisnis Anda. Umumnya, anak muda yang lebih menguasai teknologi karena sudah menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari. Anda pun jadi lebih siap untuk menghadapi perkembangan zaman dan persaingan bisnis yang kini serba memanfaatkan teknologi. Orang tua Anda pun tidak membebankan masalah finansial dalam keluarga kepada Anda.

Orang tua bekerja khususnya Ibu bekerja sering kali merasa bersalah ketika harus meninggalkan anak di rumah. Tidak perlu khawatir, dengan cara yang tepat, kita tetap bisa menjadi orang tua yang membesarkan anak dengan baik meskipun bekerja. Lumayan sekali untuk nambah uang jajan bagi kalian yang masih sekolah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *